4 Organ Penjalan Sistem Ekskresi Pada Manusia

Sehatisme – Siapakah di antara RG squad yang menyukai olahraga? Olahraga apa yang anda sukai ? Sesudah kamu berolah raga, badanmu pasti mengeluarkan keringat. kenapa begitu ? Hal tersebut terjadi supaya terhindar dari zat zat yang bisa meracuni tubuh kita. zat zat beracun itu adalah sisa metabolisme yang sudah tidak bermanfaat lagi untuk tubuh. proses pengeluaran zat zat beracun ini yang biasa disebut ekskresi. kemudian, bagian tubuh mana sajakah yang mengalami proses ekskresi tersebut ? Simak penjelasanya tentang 4 organ sistem ekskresi pada manusia di bawah ini.

1. Kulit

Kulit adalah lapisan jaringan pelindung terluar yang terdapat di permukaan tubuh. Kulit termasuk organ ekskresi sebab bisa mengeluarkan zat zat sisa berupa kelenjar keringat. selain sebagai organ ekskresi, kulit pun berfungsi sebagai alat indera perasa dan peraba. kulit terdiri dari tiga lapisan, masing masing lapisan memiliki fungsinya seperti gambar berikut.

Lapisan kulit sendiri terdapat tiga lapisan yaitu lapisan Epidermis (lapisan kulit ari), Lapisan Dermis (lapisan kulit jangat), dan lapisan Jaringan ikat bawah kulit.

2. Ginjal

Ginjal adalah komponen utama penyusun sistem ekskresi manusia yaitu urin. Manusia mempunyai sepasang ginjal berukuran sekitar 10 cm. Posisi ginjal pada rongga perut sebelah kiri dan kanan ruas ruas tulang pinggang. Ginjal digunakan untuk menyaring zat zat sisa metabolisme dari dalam darah, mempertahankan keseimbangan cairan tubuh, mengeskresikan gula darah yang melebihi kadar normal serta mengatur keseimbangan kadar asam, basa, serta garam di dalam tubuh.

Secara umum ginjal terdiri dari tiga bagian yaitu kulit ginjal, sumsum ginjal, dan rongga ginjal.

3. Paru paru

Paru paru manusia berjumlah sepasang, terletak di dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. paru paru mempunyai fungsi utama untuk organ pernafasan. paru paru juga adalah organ ekskresi yang berfungsi mengeluarkan gas gas sisa proses pernafasan yaitu gas CO2 (karbon dioksida) dan H2O (uap air)

4. Hati

Hati Terletak di dalam rongga perut sebelah kanan di bawah diafragma yang dilindungi oleh selaput tipis bernama kapsula hepatis hati digunakan untuk mengekskreasikan getah empedu zat sisa dari perombakan sel darah merah yang sudah rusak dan dihancurkan di dalam limpa. Selain digunakan untuk organ ekskresi, hati juga berperan sebagai penawar racun, menyediakan glikogen (gula otot), pembentukan sel darah merah pada janin dan untuk kelenjar pencernaan.